Sulitnya Evakuasi Mayat di Pusaran Kali Induk Kramat Jati

Jakarta, Berita Global – Sekitar Kali induk, Kramat jati, jakarta timur digemparkan  jatuhnya korban di kali itu yang diduga sedang memancing bersama 3 orang temannya dengan menggunakan alat listrik pada sore rabu lalu,menjelang maghrib ( 19/12/18 ).

Menurut salah satu saksi yang kebetulan sedang melintas di pinggir jalan raya dekat lokasi kejadian,  sebelum tenggelam, perahu yang digunakan korban terbalik yang menyebabkan keempat orang itu tercebur, yang 3 orang berhasil menyelamatkan diri menaikki kembali perahu, namun satu orang lagi tidak berhasil naik kembali.

” sore lalu saya lewat sini sedang melihat-lihat duren, trus saya mendengar teriakan dari sana, woi ada yang tercebur, ” kata nirman, samaran nama saksi itu. ( 22/12/18 )

Sayang na’as, korban yang hendak ditolong oleh ketiga temannya itu tidak bisa ditarik keatas karena kuatnya tarikkan dari pusaran didalam air.

” kayaknya itu ada yang sedot dari dalam, karena kata teman korban, mereka sudah berusaha menarik korban dengan sekencang-kencangnya, tetapi terlalu kuat sedotannya, di bawah air terjun itu khan ada lubang yang dalam sehingga terbentuknya pusaran air yang besar,” ungkapnya.

Pantauan Berita Global, ratusan masyarakat mengerumuni sepanjang pinggir kali itu untuk melihat proses evakuasi korban.

Menurut salah satu tim evakuasi yang juga warga itu, bahwa proses evakuasi  menemui berbagai kendala sejak tiga hari lalu

” sebenarnya korban sudah ditemukan dan sudah diikat tali, pertama kali diangkat tersangkut kayu, lalu kemudian tersangkut ke tali, begitu seterusnya. Kayaknya sih dibawah kali ini ada penunggunya, jadi selalu ada saja hambatanya. Makanya, kami mohon do’anya saja kepada semua,” kata petugas itu.

Sampai berita ini diturunkan,sekitar pukul 15:30 wib korban sudah bisa ditarik namun masih tersangkut kembali dan masih belum bisa dievakuasi.

Para petugas melarang kepada kerumunan massa untuk mengambil gambar dan video proses evakuasi tersebut,” tolong hargai kami yang sudah kerja keras 3 hari ini, jangan ambil photo dan video. Ini manusia, bukan hewan” ujar semua petugas dengan nada keras. ( ivn/bg)

 

 

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *