Rekor Dunia Pelestarian Budaya Permainan Tradisional Diterima PAPPRI Bersama IKALIBELS & Walang Jaya

Jakarta, BeritaGlobal.Com- Bangga…Kata itulah yang patut kita apresiasiasikan terhadap anak Bangsa Indonesia yang telah mendapatkan Rekor Dunia Reuni Pelajar Pertama dengan Lomba Permainan Tradisional diatas meja” (dalam rangka pelestarian budaya olahraga permainan tradisional Nusantara).

Rekor Dunia di terima oleh PAPPRI DKI Jakarta dan Sekitarnya bersama Ikalibels Jakarta dan Yayasan Pendidikan SMK Walang Jaya Jakut di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) MoI Kelapa Gading Jakarta Utara pada hari Selasa 27 Agustus 2019.

Dengan bahagianya, piagam Rekor Dunia diterima oleh Agustono, perwakilan dari IKABELS,”  bangga ternyata gagasan dan Penyelenggaraan kegiatan yg bertajukan Porseni tradisional ini tidak hanya sebagai Rekor Indonesia tetapi ini tercatat sebagai rekor Dunia” kata Agustono.

Di tempat lain, Edo Keroncong Tugu selaku Ketua PAPPRI Jakarta Utara melalui keterangan telp mengatakan bahwa PAPPRI selain sebagai organisasi profesi para penyanyi, juga sebagai pencipta lagu dan pemusik sangat konsen terhadap Pelestarian Budaya Indonesia, baik bentuk seni budaya lagu-lagu dan ragam budaya busana Nusantara maupun budaya lainnya termasuk Permainan Tradisional.” untuk itu kami support mendukung ikut serta dalam gagasan dan penyelenggaraan kegiatan ini, sehingga semua masyarakat dan generasi muda bisa diarahkan untuk mau belajar mencintai dan melestarikan kekayaan kekayaan Budaya ini” papar  Eko.

Sementara, IKABELS Jakarta yang diwakilkan langsung oleh Ketua Umum H Dadang Tompro didampingi Arifin Wakil dari SMK Walang Jaya menyampaikan bahwa REKOR Dunia ini adalah hal yang menarik.  Pastinya dapat dinikmati oleh semua peserta yang terdiri dari para Alumni SLTA se DKI Jakarta.

“Selain berdampak positif terhadap pelestarian Budaya, kegiatan ini juga sangat memberikan pengaruh segar terhadap dunia pendidikan khususnya para generasi muda , karena saat ini anak cucu kita banyak terpengaruh oleh games online, gadget yg dampak negatifnya merusak otak, pemikiran dan prilaku. dengan kita terus menerus melaksanakan kegiatan budaya permainan tradisional ini akan dapat mengimbangi bahkan mengurangi pengaruh buruk dari games online dan gadget dimaksud” jelas Dadang Tompro.

Dadang berharap, Ikalibels Jakarta, Yayasan Pendidikan SMK Walang Jaya dan PAPPRI terus dapat bekerjasama dalam upaya semua perhatiannya terhadap pelestarian Budaya Nusantara. ( agus/bgc )

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *