Konektivitas Infrastruktur Terhadap Potensi Pariwisata

Sentul, BeritaGlobal.Com -Menanggapi Pidato Kebangsaan Presiden Joko Widodo bertema “Visi Indonesia” di Sentul, Bogor,Minggu 14 Juli 2019; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik adanya strategi membuat program konektivitas antara pembangunan infrastruktur dengan kawasan produksi rakyat.

Sejatinya, tujuan dari pembangunan infrastruktur bahwa akan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru.

Hal itu diungkapkan oleh Frans Meroga Panggabean, Juru Bicara PSI bidang Pemberdayaan Ekonomi Rakyat kepada wartawan usai Pidato Jokowi.

 Menurut Frans, Pariwisata adalah sektor yg paling ampuh menjadi ‘trigger’ dalam program konektivitas tersebut.

“Berdasarkan data 2018, Pariwisata Indonesia itu baru bisa mendatangkan kurang lebih 10 juta orang wisatawan, lalu kita bandingkan dengan Malaysia dan Thailand yang sesama negara ASEAN, sudah mampu mendatangkan sekitar 25 juta orang wisatawan. Peningkatan kedatangan wisatawan tersebut otomatis akan berimbas kepada pertumbuhan aktivitas ekonomi dalam masyarakat dengan terciptanya industri-industri kecil UMKM untuk pemenuhan kebutuhan pariwisata,” tambah Frans yang juga praktisi Koperasi dan UMKM ini.

Dia meyakini, bahwa industri pertanian, perkebunan dan juga perikakan akan tumbuh sehingga layak menjadi prioritas dari pemerintahan  Jokowi pada periode kedua.

PSI menilai, program penetapan 10 destinasi prioritas wisata baru atau dikenal dengan 10 Bali Baru yang sudah baik selama ini harus bisa dikemas dengan narasi yang kreatif dan menjual.

” melihat peran dari Bapak K.H. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden yang dikenal sebagai ulama besar dengan menjunjung tinggi toleransi, dapat dioptimalkan dengan mengedepankan kemasan ‘Moslem Tourism’ mengingat potensinya yang sangat besar,” tutur pria lulusan MBA dari University of Grenoble, Perancis ini.

Frans mengungkapkan bahwa salah satu destinasi 10 Bali Baru  ada di Tanjung Lesung, Banten.

” kita bisa gali apa yg bisa menjadi cerita ataupun sejarah penyebaran Islam di Banten yang merupakan daerah asal Abah Kyai Ma’ruf untuk ‘endorse’ Tanjung Lesung,” paparnya.

Frans menambahkan,contoh lain dari destinasi wisata adalah Borobudur dan Prambanan di Jawa Tengah. ” kita bisa buat kemasam Moslem Tourism pada sejarah penyebaran Islam oleh Wali Songo,” tambah Frans lagi.

Frans menegaskan, PSI siap mendukung pemikiran dan perumusan strategi dan kreativitas lain yang bisa dibangun sehingga maksimal dapat menjadi pemicu pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai kelanjutan pembangunan infrastruktur.

“Harapan kami pemerintahan 5 tahun kedepan nanti Jokowi-Maruf dapat mewujudkan Indonesia Maju serta Adil dan Makmur dengan fokus pariwisata menjadi andalan pertumbuhan perekonomian masyarakat di daerah dgn menghidupkan pertanian, perkebunan dan perikanan serta juga UMKM,” tutup Frans (red/bgc)

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *