Jasa Raharja Meningkatkan Pelayanan, Masyarakat diharapkan Kewajibannya

Jakarta, BeritaGlobal.com – Jasa Raharja selalu berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat yang berhak memperoleh santunan dengan bekerja sama dengan beberapa pihak baik dari kepolisian, rumah sakit maupun BPJS.

Peningkatan layanan ini disertai dengan  kenaikkan santunan 100% sejak Juni 2017 dan tidak ada kenaikkan iuran maupun santunan wajib.

” Bagaimana seperti kita ketahui Jasa Raharja selaku BUMN tidak hanya mengejar laba tetapi kami juga sebagai agen of development dan ini juga bisa meringankan beban masyarakat yang diharapkan sebagai kewajibannya membayar iuran maupun sumbangan wajibnya,” Ujar Dirut Jasa Raharja, Budi Rahardjo Slamet pada acara Media Gathering di Bakoel kopi, Cikini, Jakarta Pusat Hari ini ( 17/10/18 )

Budi menjelaskan Santunan yang naik 100% baik meninggal dunia yang tadinya 25 juta rupiah menjadi 50 juta rupiah, 
kemudian biaya perawatan yang semuala maksimal 10 juta rupiah sekarang menjadi 20 juta rupiah,  kemudian santunan kepada korban apabika terkena benturan dan harus diamutasi juga naik 100% dari 25 menjadi 50 juta rupiah,” jelasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Budi, dengan kenaikkan 100 %  harus ada pencapaian laba,” insya Allah laba yang sudah diungkapkan akan tercapai meskipun ada penurunan kurang lebih 40%,”tambahnya.

Sementara, menurut Budi, tingkat korban kecelakaan di Indonesia yang terbanyak adalah dari pulau Jawa dimana  tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi sehingga mempengaruhi terhadap besaran biaya santunan.

” jika ada korban, segera melaporan polisi dan rumah sakit termasuk BPJS sehingga para korban baik itu meninggal dunia dan luka-luka dapat diberikan santunan perlindungan dasar yang bisa meringankan para korban maupun para ahli waris korban,” himbaunya.(ivan/bg)

 

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *