GL Pro 08 Nilai Ancaman “Telanjang” Emak-Emak Militan Potensi Cegah People Power

Jakarta, Berita Global – Ancaman Barisan Emak Militan ( BEM GL Pro 08 ) yang akan lakukan aksi ” Telanjang ” di depan KPU dan Bawaslu jika ada kecurangan Pemilu pada tanggal 22 mei 2019 nanti, Jimmy GL Pro 08 ( Gerakan Laskar Pro 08 ) menilai adalah aksi itu merupakan suatu apirasi yang sudah tidak dapat terbendung karena banyaknya kecurangan pemilu yang dinilainya sudah terakomodir.

” justru, emak-emak sampai menanggalkan pakaian itu berusaha mencegah people power, ” pungkas jimmy

Menurut Jimmy, mereka sudah tidak tahu harus berbuat apalagi jika pihak penyelenggara Pemilu berbuat curang dan tidak menentukan pemenang pemilu sebagaimana mestinya.

” tujuannya agar semua aparat yang berkaitan dengan Pemilu itu sadar diri,” tegas Jimmy.

Jimmy berkeyakinan bahwa aksi “telanjang” di depan kantor penyelenggara pemilu tidaklah melanggar asusila,karena bentuk aspirasi ketidak puasan emak-emak .

“kecurangan itu jelas-jelas nyata dan ada badan negara yang dibiayai pajak masyarakat, tetapi tidak menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya. Jadi mereka bersepakat berbuat seperti itu jika pemilu benar-benar curang daripada nanti terjadi gerakan people power,” papar pria mu’alaf itu.

Selain itu, apabila Bawaslu dan KPU tidak menyampaikan kebenaran yang sebenar-benarnya tentang hasil pemilu, maka BEM GL Pro 08 akan mengajak semua emak-emak turun kejalan untuk menanggalkan pakaiannya.

“memang KPU harus menyampaikan apa yang terjadi dan Bawaslu harus menyampaikan bahwa kecurangan ini adalah terstruktur, sistematis, dan massive, seperti kasus di Bengkulu yang awalnya memenangkan Jokowi sekitar 53 persen. Tetapi setelah Real Count KPU di provinsi Bengkulu kita yang menang khan 52 persen.jadi disitu ada penambahan suara kurang lebih 650 ribu suara.Dari mana semua suara itu. Jangan-jangan dari surat suara yang di lebih-lebihkan,” jelasnya.

Jimmy juga berpendapat bahwa kaum ibu BEM merasa para aparat terkait adalah anak-anaknya dimana sebagai orang tua, mereka ingin menyampaikan bahwa mereka harus jujur dalam bertugas.

” Sampaikan A kalau itu A, dan B kalau itu memang B. Jangan takut ,karena emak-emak militan adalah pendukung pemilu bersih dengan menyampaikan kepada aparat agar bisa tenang, karena emak-emak menyertai kalian, ” imbuhnya.

Sementara, seperti yang dikutip tempo.co, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Andre Rosiade, mengatakan bahwa mereka berkomitmen tidak akan mengikuti gerakan people power untuk memprotes dugaan kecurangan Pemilihan Umum atau Pemilu 2019. Ia mengatakan BPN memilih menempuh jalur hukum ketimbang turun ke jalan dan berunjuk rasa.

“Saya tegaskan BPN tidak punya rencana people untuk mengintimidasi penyelenggara pemilu. BPN akan ambil seluruh langkah yang konstitusional, itu komitmen BPN dan Prabowo – Sandiaga,” kata Andre saat dihubungi Tempo, Jumat, 10 Mei 2019. ( ivan/bg )

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *