GL PRO 08 Meyakini “People Power” Bukan Menjatuhkan Pemerintah

 

Jakarta, Berita Global – Istilah “People Power” dalam kancah politik saat ini ramai dibincangkan sejak istilah itu dilontarkan oleh mantan ketua MPR periode tahun 1999-2004, Amien Rais. 

Menurut Ketua Umum GL PRO 08, Jimmy .CK.SE.AK, People power bukanlah turun kejalan dengan anarkis menjatuhkan pemerintah yang syah. ” Bukan itu. People power itu ketika rakyat yang mungkin jumlahnya sudah terlalu banyak merasa tidak puas. Ketidakpuasan dan kekecewaan itu mereka mereka mengaspirasikannya sama-sama turun kejalan. Yaitu untuk menyuarakan kekecewaan, ketidak puasan,” ungkap Jimmy di markasnya di Jl.Matraman Dalam 1, Jakarta, Pusat ( 11/05/19 )

Menurutnya, People power adalah kekuatan rakyat yang datang dimana jumlahnya sesuai dengan ketidakpuasan itu sendiri,” tetapi bukan menjatuhkan pemerintah. Kalau dibilang untuk merongrong pemerintah ya rakyat senjatanya darimana , mau perang ama siapa. gak mungkin rakyat mau hancurin negara ini khan, ” tandasnya.

Ia menyesalkan sikap aparat keamanan yang dinilainya cenderung memihak terhadap Paslon tertentu yang menyebabkan ketimpangan dalam berdemokrasi.

Jimmy berharap, bahwa aparat keamanan  tidak otoriter terlalu agresif dengan membuat rakyat menjadi takut yang bisa  melebihi seperti jaman orde baru.

“hak mengeluarkan pendapat itu diatur oleh undang-undang negara. Jadi, semua warga negara itu berhak menyampaikan pendapat, jangan sampai hal itu menjadi oomerang. Rakyat itu jika semakin ditakut-takuti.  semakin pula rakyat semakin berani,” tuturnya.

Jimmy menambahkan bahwa proses  demokrasi semuanya berawal dari rakyat. tidak ada suatu demokrasi yang bukan dari tuntutan rakyat,” tidak ada. Semua itu dari rakyat. Jadi, ketika rakyat bicara, berarti ada ketimpangan dan ketidakpuasan yang sangat berat.  Kita menjelaskan keberatan dan meminta bawaslu adil seadil-adilnya dan bekerja dengan sebenar-benarnya. Katakan ya klo memang iya, katakan tidak kalau memang tidak.

Ingat bahwa kita semua akan hidup dan akan kembali. Dosa ini jangan dianggap enteng” ungkapnya.(ivan/bg)

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *