E-KTP Tercecer di Duren Sawit, BRIGADE HITAM Merasa dirugikan

Jakarta, BeritaGlobal.com – Brigade Hitam ( Hisar Tambunan ) merasa dirugikan akibat dari tercecernya E-KTP di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

” kami juga merasa was-was jangan – jangan e-ktp itu banyak pendukung hisar, karena ada juga ktp mereka belum yang jadi. jangan-jangan itu, ” Ujar Glend Glody Rihihina SH, Ketua Brigade Hitam saat ditemui di Kantor Pengacara Hisar Tambunan, SH, MH, MT Square, Jakarta Timur, senin ( 10/12/18 ).

Hal itu, menurut Glend sangat berbahaya dan seharusnya pemerintah tidak lengah dengan melakukan pengawasan,” ini adalah sesuatu yang diluar kontrol pemerintah . artinya gegabah dan diduga ada suatu permainan. bisa begitu banyak e-ktp yang tercecer ,berarti ada suatu pengawasan yang kurang,” tambahnya.

Glend menyayangkan bahwa e-ktp itu  adalah adalah yang ikut memilih dan klo tercecer bisa dipakai untuk memilih kembali,” bisa dobel-dobel dan bisa menjadi data siluman. dianggap gak ada sebenarnya ada, blanko itu khan seharusnya rahasia,” pungkasnya.

Glend berharap kepada pemerintah untuk lebih tegas lagi sehingga tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan.

“aparat harus tegas dan siap mencari siapa aktornya ini, siapa yang bertanggung jawab,” harap glend.

Antusias Brigade Hitam 

Brigade Hitam adalah satuan pendukung dari Hisar Tambunan, Caleg berkepala plontos dari Partai Gerindera, DPRD Dapil 5 Jakarta Timur yang meliputi Kecamatan Jatinegara, Duren Sawit , dan Kecamatan Kramat Jati.

“Begitu antusias dukungan yang luar biasa, sehingga ada suatu daerah dari kecamatan Jatinegara ini membentuk suatu tim Brigade Hitam ( Brigade Hisar Tambunan ) .

Spanduknya sudah dimana-mana, Setiap pengurus kelurahan ada 12 membawahi rw dan rt.dan sekarang Korte
(Kordinator Rt)sudah 80%. Caleg kita ini karena mereka merasa terwakili bagi mereka yang Pro terhadap Prabowo, mereka yang menghendaki perubahan pergantian Presiden yang tentunya harus si Backup oleh perwakilannya di khususnya di DPRD,” ujar Glend, yang juga berprofesi sebagai pengacara, guru bahasa mandarin dan inggris.

Glend menjelaskan bahwa didaerah kecamatan jatinegara, diperkirakam Brigade Hitam ada di 8 kelurahan yang saat ini disetiap kelurahan di komandoi engan sebutan Panglima.

” Untuk Kelurahan Balimester sendiri ada panglima namanya pak Ruslan dan wakilnya itu adalah Komandan itu adalah pak Iwan Anggoro.
Lalu, Kelurahan Kampung Melayu itu panglimanya adalah irvan komandannya Husein, Lalu kelurahan Rawabunga Panglimanya Dedi dan Komandannya adalah Mursaid, lalu Kelurahan Cipinang Muara itu Panglimanya itu Pak Wawan. Kelurahan Cipinang Selatan itu Panglimanya sodara ipung. Kelurahan lain saking banyaknya saya lupa,” ungkap Alumni Fakultas Hukum trisakti angkatan 90 ini.

Sehingga, lanjut glend, mereka begitu antusias untuk mendukung Hisar Tambunan bisa Duduk di dewan daerah,” 
Brigade hitam di komandoi oleh Hisar Tambunan. Mereka ini tidak dibiarkan begitu saja, jadi Pak Hisar ini seperti bapak merangkul anak-anaknya. Diaetiap pertemuan, kendalanya adalah waktu, mereka ada yang kerja, pedagang, wiraswasta, untuk menyambungkan waktunya susah,” tutup alumni SMP N 30 Jakarta utara ini (ivan/bg)

 

 

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *