Rabu, 01 Februari 2012 - 20:18:06 WIB Kota Payakumbuh Raih Indonesia MDGs Awards Penghargaan Khusus Katogori Akses Ke Air Minum Bersih Reporter : Redaksi
Jakarta, Berita Global.Com
Indonesia MDG’s Awards 2011, diikuti 75 kabupaten/kota, 28 sektor swasta, 31 LSM dan 20 organisasi pemuda. Ada empat kategori penghargaan yang diberikan buat peserta, yakni nutrisi, kesehatan ibu dan anak, akses ke air minum layak dan sanitasi dasar, serta HIV/AIDS dan penyakit menular.
MDGs merupakan hajat bersama seluruh bangsa Indonesia. Tujuannya, membawa kesejahteraan bagi umat manusia.menyepakati 8 butir tujuan pembangunan untuk tahun 2015.Yakni, memberantas kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan untuk semua, dan menurunkan angka kematian anak. Kemudian, mendorong kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan, memastikan kelestarian lingkungan hidup, meningkatkan kesehatan ibu, mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan serta memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya.
Penghargaan ini juga bertujuan untuk sistem insentif dan disinsentif berkesinambungan yang dapat menjadi katalis bagi upaya percepatan pencapaian MDGs(Bertempat Di Balai Kartini Jakarta. 1/2/2012)
Dengan Dewan juri antara lain Mendagri Gamawan Fauzi, Wamentan Rusman Heriawan, Dirjen PPPL Yoga Aditama, Ketua YPID Erna Witoelar, Redaktur Kompas Ninok Leksono, Direktur WFP Coco Ushiyama, Direktur Metro TV Suryopratomo, Sekretaris KPAN Nafsiah Mboi, Kepala Lembaga Demografi UI Sonny Harry B Harmadi, Fasli Jalal dan Nila Djuwita F Moeloe.
Pemberian Indonesia MDG Awards 2011 (IMA) ini diikuti pula Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar, dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.Pada IMA 2011 ini diberikan 15 penghargaan Umum dan 6 penghargaan khusus.
Para penerima penghargaan yaitu Tiga kabupaten/kota terpilih sebagai pemenang dan berhak mendapat penghargaan Indonesia MDGs Awards (IMA) 2012 yakni Kabupaten Wonosobo, Pekalongan, dan Pasuruan.
Kelima pemenang tersebut memperoleh penghargaan karena dinilai secara istimewa telah melakukan inovasi mengalokasikan anggaran yang berpihak pada pencapaian target sasaran pembangunan milenium (MDG) dan memastikan keberlangsungan program jangka panjang.
Berikut para peraih Indonesia MDGs Award 2012:
1. Penghargaan Khusus: Kabupaten Flores Timur, Kota Payakumbuh,PT Indika Energy Tbk, Raden Muhammad Rais dari Nusa Tenggara Barat, dan lembaga Aisyah Muhammadiyah, Indonesia Future Leaders.
2. Kategori kesehatan ibu dan anak: Kabupaten Pasuruan, Yayasan Unilever Indonesia Yogyakarta dan Yayasan Kesehatan Untuk Semua dari Flores Timur.diberikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana.
3.Kategori nutrisi: Dinas Kesehatan Kota Depok, Pusat Informasi Remaja Konseling Jombang, PT Indofood, Yayasan Pondok Kasih Surabaya.diberikan oleh Menko Kesra Agung Laksono.
4.Kategori penanggulangan HIV/AIDS, TBC, Malaria dan penyakit menular lainnya: Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Pusat Informasi Konseling Remaja Jombang, PT Tjiwi Kimia Sidoarjo dan Yayasan Keluarga Bunda Kabupaten Sika NTT,diberikan oleh Mendagri Gamawan Fauzi.
5. Kategori akses air bersih: Kabupaten Wonosobo, lembaga swadaya Satu Indonesia Ciwidey Jawa Barat, GE Indonesia dan HIPPAM Seger Waras Pasuruan,diberikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.
Hasil penilaian dewan juri, Kota Payakumbuh meraih Indonesia MDGs Awards 2011 Penghargaan khusus bidang akses ke air minum layak dan sanitasi dasar.
Ketika di temui usai penerimaan Wali Kota Payakumbuh Josrizal menerangkan Payakumbuh sudah bisa mengaliri air bersih untuk 93,7 persen wilayahnya, sementara target air bersih perkotaan dalam MDGs 2015 baru 80 persen. ”Payakumbuh juga sudah lama memiliki Zona Air Minum Prima atau kawasan di mana air PDAM, sudah bisa langsung diminum.
Di tambahkan lagi oleh Josrizal," kita bersama DPRD sejak 7 tahun terakhir, komi membuat anggaran untuk sanitasi yang melebihi anggaran WHO,” ujar Wali Kota Payakumbuh Josrizal Zain. Payakumbuh juga serius mengurus sanitasi dan limbah. Untuk sanitasi dasar, warga sudah menyadari pentingnya WC pada setiap rumah tangga.
Dan ”Kebiasaan buang air besar di pinggir sungai serta di semak-semak belukar, sudah tak ada lagi. Di sejumlah kelurahan, warga sudah membangun MCK plus-plus dengan membuat septic tank komunal yang bisa mendatangkan bio gas. Pelajar sudah mengolah sampah basah menjadi pupuk organik,” ujar Wali Kota Payakumbuh Josrizal di dampinggi oleh rombongan 13 dari Payakumbuh ini
Di jelaskan kembali oleh Josriza "Harapan kami adalah upaya pencapaian MDGs dapat menjadi kerangka praktis dalam mencapai 8 tujuan pembangunan, di mana obyektifnya adalah meningkatan kualitas ekonomi dan sosial masyarakat miskin," ungkapnya.
Setelah ini kami akan memberitahu kan kepada seluruh warga Payakumbuh bahwa kerja keras kita semua dapat tercapai dan hasilnya cukup memuaskan. Dan Seluruh warga di Kota Payakumbuh harus juga merasakan kegembiraan ini, dan tentunya akan mempertahankan buat kedepannya tutup Wali Kota Payakumbuh Josrizal.(Upi Maridjus Piliang)
 0 Komentar :
Isi Komentar :
|