Peringati Maulid Nabi, KH Ma’ruf Amin : Semoga Kita Diselamatkan dari Tsunami Hoax

Jakarta, BeritaGlobal.com– Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada malam ini, Rabu (14/11) di kediamannya, di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat Jakarta.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad dimulai pukul 18.00 WIB yang terbuka bagi masyarakat umum, dan santuan untuk kaum dhuafa dan anak yatim dan piatu.

Acara tersebut diawali salat maghrib berjemaah ini kemudian diisi dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan tausiyah dari Ma’ruf Amin, 

Membuka tausiyahnya Ma’ruf Amin berharap semoga bangsa ini dijaga dari musibah,” yang sifatnya fisik dari bencana, banjir, gempa bumi, tsunami aib , tsunami hoax, tsunami fitnah, dan berbagai tsunami yang melanda kita, mudah-mudahan kita diselamatkan oleh Allah SWT, ” kata ma’ruf.

Kiyai itu melanjutkan, bahwa dengan upaya-upaya lahiriah, sangatlah terbata, karena itu kita mohon berkah dan rahmat Allah SWT.

“Rahmatmu ya Allah lebih kami harap dari upaya-upaya kami. upaya kami terlalu sedikit, terlalu lemah, sesuai dengan kemampuan manusia yang lemah, yang dhu’afa, tetapi dengan rahmatmu upaya yang lemah itu akan menjadi besar, memberikan dampak yang luas karena mendapatkan rahmat dan berkah Allah SWT,” ma’ruf amin seraya berdo’a.

” kita juga pada malam ini akan mendengarkan berbagai ceramah dari habaib dan ulama untuk memberikan tubtunan dan bimbingan bagaimna Radmsulullaah SAW berjuang, bagaimana cara beliau menyampaikan dakwahnya, bagaimana beliau mengubah masyarakatnya dari masyarakat jahiliah menjadi masyarakat khairoh ummah. Perubahan itu adalah perubahan besar dan sangat fundamental dari masyarakat yang tidak mengerti kebaikkan dan kebenaran.tidak tahu mana baik mana buruk. akanbtetapi diubah oleh Rasulullah menjadi tahu mana yang baik, mana yang mungkar. bahkan juga diubah menjadi masyarakat yang mengerjakan yang baik dan meninggalkan yang mungkar,” pungkasnya

Bahkan lebih jauh, lanjut ma’ruf, masyarakat yang diubah bukan hanya mengerjakan yang baik dan meninggalkan yang mungkar, tetapi memerintahkan yang baik dan mencegah daripada yang mungkar. ini perubahan yang luar biasa , perubahan yangv sngat fundamental dalam waktu hanya 23 tahun. 

“Jika sudah puluhan tahun merubah masyarakat tidak berubah-rubah,
Bisa jadi ulamanya kurang pandai didalam melakukan perubahan tidak seperti Rasulullah SAW. Boleh jadi umatnya yang agak susah itu.umatnya itu baca alquran itu bisu, buta, tuli, budek. tetapi bukan buta mata, bukan tuli telinga, tetapi buta hati tidak mau melihat kebenaran dan juga budek tidak mau mendengarkan yang lain-lain.

Berkat maulid malam ini, kita akan memperoleh tuntunan, memperoleh nasehat, ceramah, penverahan menuju keadaan yang lebih baik seperti yang kita dengar sekarang ini kita mari berhijrah dari sesuatu ysng tidak baik menuju kepada sesuatu yang baik dan kepada yang lebih baik,” tutup KH.Ma’ruf Amin. ( ivan/bg )

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *