Jasa Raharja Pro Aktif Kepada Ahli Waris Korban Lion Air JT 610

Jakarta, BeritaGlobal.com – Jasa Raharja pro aktif terhadap Ahli Waris korban penumpang Pesawat Udara Lion Air JT 610 

Hal itu diungkapkan oleh M.Iqbal Hasanudin, Kepala Bagian Humas Jasa Raharja usai konferensi pers yang dilaksanakan pada malam ini ( 21/11/18 ) di Gedung Jasa Rahardja, Kuningan, Jakarta Selatan.

” bersinergi bekerja sama dengan instansi terkait, kita pro aktif didalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat salah satu bentuknya dengan membuka salah satu posko yang ada 5 posko itu ada suatu upaya pro aktif didalam mendapatkan data atau informasi serta membantu pihak keluarga didalam melakukan pendataan. mengikuti data yang ada dikeluarkan DVI bahwa Jasa raharja telah menyerahkan santunan saat ini sekitar 100 orang kepada ahli warisnya yang sudah terferivikasi itu dan sudah kita serahkan,” ujar iqbal.

ia menambahkan bahwa penyerahan santunan kepada para korban pesawat naas itu hingga selesai.

” nanti misalnya pihak pemerintah sudah menyatakan bahwa seluruh penumpang dianggap hilang atau tidak ditemukan lagi dalam artian sudah dinyatakan meninggal, jasa raharja akan terus menyelesaikan dengan menyerahkan kepada seluruhnya yaitu 189 penumpang, termasuk salah satu warga negara italia,” pungkasnya.

Selama ini, lanjut iqbal, bahwa proses verifikasi data korban berjalan lancar atas kesigapan Jasa Raharja dalam menanganinya, ” alhamdulillah kita tidak ada kendala, karena tim kita diseluruh cabang yang ada warganya yang meninggal, yang ikut sebagai penumpang itu turun langsung ke lapangan. jadi kami teman-teman dan rekan -rekan kami yang ada dilapangan turun langsung menyambangi rumah duka, menyampaikan turut bela sungkawa sekaligus melengkapi proses melengkapi data-datanya,” ungkapnya.

Iqbal menjelaskan bahwa data korban ahli waris seluruhnya sudah ada di Jasa Raharja meskipun ada yang berbeda tanggapan,” sebenarnya data sudah dipegang, tetapi dari pihak keluarga ada yang belum ikhlas, ada juga yang sudah ikhlas menerimanya.kita juga tidak mau memaksakan. klo pihak keluarga sudah ikhlas menerima, kita akan serahkan. Tapi pada prinsipnya data sudah kita pegang,” tegasnya.

Inilah Rilis Kronologis Sinergitas Jasa Raharja dan Pemerintah dalam Proses Pemberian Santunan Kepada Ahli Waris Korban Pesawat Lion Air JT 610.

1. Pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2018, Indonesia berduka atas musibah
jatuhnya Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT610 PK-LQP di
perairan laut utara Karawang, dimana berdasarkan manifest dari pihak berwenang, pesawat tersebut yang mengangkut 189 Orang (termasuk 8 orang crew pesawat)

2. Berdasarkan peristiwa tersebut, Jasa Raharja telah berkoordinasi dengan
instansi terkait yaitu Basarnas, Kementerian Perhubungan, Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Mitra terkait lainnya.

3. Sebagai respon atas kejadian tersebut, pada hari yang sama (29 Oktober
2018) Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo S mengintruksikan untuk mendirikan posko sebagai bentuk proaktif juga
mendekatkan pelayanan serta pendataan penumpang dan keluarga
Adapun posko yang didirikan bersama instansi terkait lainnya yaitu : 
a. Posko Basarnas Tanjung Priok
b. RS Polri Kramat Jati,
c. Bandara Halim Perdana Kusuma,
d. Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta
e. Posko Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang

4. Selanjutnya berdasarkan data yang diperoleh, Jasa Raharja melakukan
kunjungan ke pihak keluarga penumpang untuk menyampaikan turut prihatin sekaligus membantu proses kelengkapan pengajuan santunan

5. Lebih lanjut Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S. menjelaskan
bahwa terhadap penumpang yang telah di identifikasi oleh Disaster Victim
Identification (DVI) Mabes POLRI, Jasa Raharja langsung menyerahkan
hak santunan kepada pihak ahli waris yang sah

6. Sampai dengan hari ini Rabu tanggal 21 November 2018 pukul 16.00 WIB
Jasa Raharja telah menyerahkan santunan kepada 99 Orang ahli waris
diberbagai wilayah kerja Cabang di seluruh Indonesia.

7. Berdasarkan press release update ke-27 Basarnas tanggal 10 November
2018, Kepala Basarnas Marsdya TNI M Syaugi menutup secara terpusat
operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610, Sabtu (10/11/2018) pukul 13.30 WIB. Dengan penghentian pencarian oleh pihak Basarnas Jasa Raharja secara proaktif menyelesaikan proses penyerahan santunan kepada ahli waris.

8. Walau telah memperoleh 188 data lengkap keahliwarisan, maka diharapkan
seluruh penyerahan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini terlaksana
berkat Sinergi yang telah dibangun antara Jasa Raharja, Basarnas,
Kementerian Perhubungan, DVI Mabes Polri dan Mitra terkait lainnya

 

 

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *