IPI Himbau Sengketa Hasil Pemilu Diserahkan Pada Konstitusi Jangan Resahkan Masyarakat

Ketua Umum Ikatan Pesantren Indonesia (IPI), KH. Zaini Ahmad menilai, Pemilihan Umum serentak yang digelar pada 17 April 2019 lalu sejogyanya disikapi dengan jiwa lapang dada dan kedewasaan berdemokrasi. Apapun hasilnya, semua pihak harus sepakat menunggu hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan mematuhi aturan dengan mengikuti proses dan mekanisme hukum yang berlaku di negara kesatuan republik Indonesia.

“IPI menghimbau para elite politik yang terlibat dalam kontestasi pemilu sebaiknya mematuhi aturan yang berlaku di negara kita. Adapun jika ada hal-hal yang dinilai tidak sesuai dengan aturan, silahkan kembalikan kepada mekanisme hukum yang berlaku misalnya dengan mengajukan persoalan tersebut ke Mahkamah Konstitusi,” ujar Pengasuh Ponpes Al Ikhlas Pasuruan Jawa Timur yang akrab biasa di sapa Gus Zaini , Kamis (2/5/2019) via seluler

Gus Zaini menambahkan, IPI sendiri sangat mendukung dan mendorong agar penyelesaian setiap sengketa dalam pemilu diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) agar semua proses demokrasi yang telah berjalan dengan baik ini tidak tercederai oleh tindakan-tindakan yang tidak terpuji, ingat tugas ulama, tokoh masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan bukan provokasi bukan memecah belah persatuan anak Bangsa.

“Indonesia sebagai negara hukum tentunya dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara berpedoman kepada aturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, IPI berharap agar dalam pemilu ini juga harus berpedoman kepada ketentuan perundang-undangan,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *