Bareksa-Kontan 2018 Fund Awards Berikan Penghargaan kepada Manajer Investasi Jawara, Produk Terbaik dan Tokoh Reksa Dana

“Hari ini Pemenang Fund  Awards 2018 terdiri dari 26 kategori produk reksa dana, 6 kategori manajer investasi dan 1 tokoh paling berpengaruh di industri”

Jakarta, BeritaGlobal.com – PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa) bersama PT Grahanusa Mediatama (Media Bisnis dan Investasi Kontan) kembali menyelenggarakan penghargaan tahunan kepada pelaku industri reksa dana bertajuk Bareksa-Kontan Fund Awards 2018. Ini merupakan kedua kalinya setelah tahun lalu, Bareksa dan Kontan berkolaborasi memberikan apresiasi kepada perusahaan manajer investasi dan produk-produk reksa dana terbaik. 

Namun yang berbeda, Bareksa-Kontan Fund Awards tahun ini juga memberikan penghargaan kepada tokoh yang dinilai paling mempengaruhi industri reksa dana. Awards ini merupakan bentuk penghormatan kepada tokoh bersangkutan karena telah berkontribusi besar dalam mengembangkan industri reksa dana nasional. 

Produk-produk reksa dana yang diseleksi dan dipilih menjadi terbaik dalam ajang bergengsi ini adalah produk yang tidak hanya dijual melalui bank, namun juga melalui berbagai lembaga yang telah mendapatkan izin sebagai agen penjual reksa dana (APERD). Kriteria pemilihan produk ini dengan mempertimbangkan produk reksa dana tersebut harus dijangkau oleh masyarakat luas secara ritel, bukan hanya investor institusi. 

Penghargaan atas produk reksa dana terbaik dengan kriteria seperti ini merupakan pertama kalinya di Indonesia, kata Co-Founder & Chairman Bareksa, Karaniya Dharmasaputra.

 

Kolaborasi Bareksa dan Kontan sebagai dua penyedia data dan informasi keuangan ini untuk meningkatkan kesadaran investor maupun calon investor terhadap instrumen investasi reksa dana, khususnya investor ritel. Kontan, sebagai bagian dari media besar Grup Kompas dan Bareksa sebagai portal investasi dan keuangan. 

 

Guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan berinvestasi di reksa dana bagi investor ritel, maka penghargaan ini menekankan faktor ritel. Meskipun produk yang dinilai juga termasuk yang dijual kepada investor institusi. Hal ini mengingat industri reksa dana saat ini masih didominasi investor institusi.

 

Proses penilaian atas penghargaan ini lebih menitikberatkan pada kemampuan produk reksa dana memberikan imbal hasil dan kinerja yang baik serta berkelanjutan dalam jangka panjang, ujar Direktur dan Pemimpin Redaksi Kontan, Ardian Taufik Gesuri.

 

Anggota tim dewan juri yang terlibat yakni Achmad Daniri (Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia), Ardian Taufik Gesuri (Direktur dan Pimpinan Redaksi Kontan) dan Lukas Setia Atmadja, Ph.D (Prasetya Mulya Business School). Ketiga juri menguji beberapa metode penilaian yang telah dihitung oleh Bareksa.

 

Ardian Taufik menambahkan metode penilaian yang dilakukan dewan juri untuk produk reksa dana di antaranya menggunakan faktor performa dan resiko yang tergambar dalam sharpe ratio. Rasio penilaian reksa dana ini diperkenalkan sejak 1966 oleh William Sharpe, dan telah menjadi salah satu referensi utama penilaian performa dan risiko portofolio investasi di dunia keuangan.

 

Sebagai catatan, seluruh reksa dana yang berhasil mendapat penghargaan mampu mencetak excess return (return bersih setelah dikurangi tingkat suku bunga) positif pada periode penilaian, pungkasnya.

 

Selain itu, kata Ardian, metode penilaian untuk manajer investasi menggunakan weighted average sharpe (WAS) yang menggambarkan kemampuan manajer investasi dalam mengelola kinerja seluruh produk yang dilihat dari performa (return) dan risiko (standar deviasi). 

 

Tercatat sejak reksa dana di Indonesia pertama kali diterbitkan pada 1976 atau dalam 42 tahun terakhir sudah ada 90 manajer investasi per Juni 2018. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat hingga Juli 2018, jumlah investor reksa dana mencapai 822.221 investor, melonjak 142 persen dibanding akhir Agustus 2016 yang hanya 340.869 investor.

 

Hingga Agustus 2018, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, total dana kelolaan industri reksadana di Indonesia mencapai Rp493,65 triliun triliun. Jika dibandingkan dengan Agustus tahun lalu yang sebesar Rp406,55 triliun, dana kelolaan industri reksa dana melonjak 21,4 persen.  

 

Dua Tahap Seleksi

 

Kepala Riset Bareksa Portal Investasi, Ni Putu Kurniasari, menerangkan proses penilaian Bareksa-Kontan Fund Awards 2018 terdiri dari dua tahap seleksi. Tahap pertama, produk-produk reksa dana harus memenuhi beberapa kriteria penilaian. Kriteria tersebut antara lain reksa dana tersebut harus didistribusikan melalui agen penjual dan telah berusia minimal 3 tahun sejak peluncurannya. 

 

Kriteria produk reksa dana yang masuk dalam kategori adalah reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, serta reksa dana pasar uang baik konvensional maupun syariah. Setelah memenuhi kriteria-kriteria tersebut, kemudian dilakukan penghitungan statistik.  Pada tahap selanjutnya dilakukan penilaian akhir oleh para dewan juri, ungkap Ni Putu.

 

Kemudian produk-produk reksa dana yang dipilih menjadi beberapa kelompok. Yakni produk reksa dana dengan dana kelolaan kurang dari Rp100 miliar, Rp100 miliar hingga Rp500 miliar, lebih dari Rp500 miliar, kurang dari Rp1 triliun, dan lebih dari Rp1 triliun.

 

Sedangkan proses pemilihan manajer investasi terbaik dikelompokkan berdasarkan dana kelolaan kurang dari Rp500 miliar, lebih dari Rp500 miliar, kurang dari Rp1 triliun, kurang dari Rp2 triliun, serta lebih dari Rp2 triliun.  

 

Penilaian terhadapan manajer investasi tidak hanya soal bagaimana kemampuan dalam mengelola kinerja seluruh produk reksa dana, namun juga dilihat dari tata kelola (governance) manajer investasi bersangkutan, kata Ni Putu. 

 

Sedangkan untuk tokoh reksa dana dipilih tidak hanya dari sisi ketokohannya, juga integritas dan perannya dalam melakukan inovasi produk dan pemasaran reksa dana, serta berkiprah lebih dari 15 tahun dan hingga kini masih aktif masih mengembangkan industri. 

 

Pada akhir proses penilaian. Dalam setiap kategori terdapat dua produk reksa dana sebagai pemenang yang meraih predikat sebagai pemenang pertama (gold winner) dan kedua (silver winner). Tidak berbeda untuk kategori manajer investasi juga dipilih gold winner dan silver winner. Sedangkan untuk tokoh dipilih seorang figur yang dinilai paling berjasa di industri reksa dana nasional. 

 

Tim Dewan Juri yang Terlibat

 

Anggota tim dewan juri yang terlibat yakni Achmad Daniri (Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia), Ardian Taufik Gesuri (Direktur dan Pimpinan Redaksi Kontan) dan Lukas Setia Atmadja, Ph.D (Prasetya Mulya Business School). Ketiga juri menguji beberapa metode penilaian yang telah dihitung oleh Bareksa.

 

Ardian Taufik menambahkan metode penilaian yang dilakukan dewan juri untuk produk reksa dana di antaranya menggunakan faktor performa dan resiko yang tergambar dalam sharpe ratio. Rasio penilaian reksa dana ini diperkenalkan sejak 1966 oleh William Sharpe, dan telah menjadi salah satu referensi utama penilaian performa dan risiko portofolio investasi di dunia keuangan.

 

Sebagai catatan, seluruh reksa dana yang berhasil mendapat penghargaan mampu mencetak excess return (return bersih setelah dikurangi tingkat suku bunga) positif pada periode penilaian, pungkasnya.

 

Selain itu, kata Ardian, metode penilaian untuk manajer investasi menggunakan weighted average sharpe (WAS) yang menggambarkan kemampuan manajer investasi dalam mengelola kinerja seluruh produk yang dilihat dari performa (return) dan risiko (standar deviasi). 

 

Tercatat sejak reksa dana di Indonesia pertama kali diterbitkan pada 1976 atau dalam 42 tahun terakhir sudah ada 90 manajer investasi per Juni 2018. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat hingga Juli 2018, jumlah investor reksa dana mencapai 822.221 investor, melonjak 142 persen dibanding akhir Agustus 2016 yang hanya 340.869 investor.

 

Hingga Agustus 2018, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, total dana kelolaan industri reksadana di Indonesia mencapai Rp493,65 triliun triliun. Jika dibandingkan dengan Agustus tahun lalu yang sebesar Rp406,55 triliun, dana kelolaan industri reksa dana melonjak 21,4 persen.  

Pengumuman dan penganugerahan pemenang produk-produk reksa dana terbaik selengkapnya akan disampaikan pada acara Bareksa-Kontan 2018 Fund Awards pada hari Rabu, 19 September 2017 di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta, Pukul 18.00-21.00 WIB.

 

Selain pemberian penghargaan, dalam acara ini juga diselenggarakan diskusi panel dengan tema Literasi Keuangan Dengan Inovasi Digital Pada Industri Reksa Dana. Diskusi panel ini akan mengulas lebih dalam usulan-usulan dari pelaku industri reksa dana agar literasi keuangan di industri reksa dana akan lebih masif dengan inovasi-inovasi digital. 

Para pembicara yang menghadiri acara diskusi panel tersebut, di antaranya perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), dewan juri, dan Bareksa.( Ivan/bg )

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *