100 Orang Anggota RSI Menyaksikan Serta Nonton Bareng Debat Terakhir Pilpres 2019

Rumah Sandiuno Indonesia DKI Jakarta  gelar nonton bareng debat Pilpres 2019, Sabtu (13/4) di Slipi Jakarta. Lebih kurang ada 100 orang yang hadir meramaikan nonton bareng debat Pilpreas.

RSI merupakan relawan Sandiaga Uno yang menjaring konstituen tidak di jalur kemitraan politik, melainkan melalui jalur manfaat, terutama di bidang ekonomi kerakyatan, kestabilan harga dan gerakan ekonomi kreatif, sesuai dengan Visi dan Misi RSI.

RSI bertekad untuk dapat mengambil peran dalam perbaikan ekonomi kerakyatan dan menciptakan kemandirian masyarakat.Saat ini RSI telah terbentuk di 29 provinsi dan terus melebarkan sayapnya ke seluruh penjuru Indonesia

Debat pilpres yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta merupakan debat kelima sekaligus terakhir. Dalam debat ini, capres dan cawapres dari kedua kubu kembali dilibatkan secara bersamaan, seperti pada debat pertama.

Sebelumnya, debat kedua dan keempat diisi adu gagasan antara capres saja, yaitu Jokowi dan Prabowo. Sementara itu, debat ketiga diisi adu ide antara cawapres, antara Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Debat terakhir bertema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri. Akan ada sodoran pertanyaan untuk capres dan cawapres terkait tema tersebut dari 10 panelis yang dihimpun oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Para panelis tersebut adalah Mohammad Nasih (rektor Universitas Airlangga), Arief Mufriani (Dosen FIB UIN Syarif Hidayatullah), Eddy Suratman (Guru Besar FEB Universitas Tanjungpura), Hanif Amali Rivai (Dekan FE Universitas Andalas), juga Suharnomo (Dekan FEB Universitas Diponegoro).

Selain itu, panelis lain adalah Herman Karamoy (Dekan FEB Universitas Sam Ratulangi) dan I Nyoman Mahaendra Yasa (Dekan FEB Universitas Udayana), Dermawan Wibisono (Guru Besar SBM ITB), Tukiman Tarunasayoga (Dosen Community Development Unika Soegijapranoto, Undip, dan UNS), dan Rachmi Hertanti (Direktur Eksekutif Indonesia For Global Justice).

Dalam kesempatan yang sama Ketua RSI  Ketua Umum RSI, Sanny Irsan, mengatakan dalam pertemuan nonton bareng pilpres 2019 ini merupakan ajang silaturahmi anggota RSI ini.

Bagi RSI, sosok Sandiaga Uno tidak perlu diragukan lagi. Terbukti saat beliau menjadi wagub DKI Jakarta, setiap harinya tiga titik dikunjunginya. Diantara kunjungan tersebut, yang ia fokuskan adalah terkait harga pangan, stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Jadi masalah kebutuhan pokok masyarakat tersebut menjadi perhatian utama Sandiaga Uno.

Begitupun sejak Sandi ditetapkan sebagai Cawapres Prabowo, lanjut Sanny, beliau telah memetakan sebanyak 1589 titik di seluruh Indonesia, artinya sekitar 7 titik di 3 provinsi yang Sandi Kunjungi. Dari hasil kunjungan tersebut, Sandi selalu mencatat permasalahan yang ada di tengah masyarakat yang akan dituangkan nantinya melalui kebijakan sebagai solusi mengatasi permasalahan.

“Bangsa Indonesia ini butuh pemimpin yang mau kerja. Bagi RSI, sosok Prabowo yang berasal dari militer dan memiliki ketegasan jika disandingkan dengan SandiUno yang secara ekonomi kuat maka akan membawa negara Indonesia semakin maju dan kuat,”.

Ketua Dewan Pakar Rumah SandiUno Indonesia (RSI) Lendo Novo berpendapat, sebagaimana diketahui bahwa Prabowo-Sandi konsisten dengan program menciptakan lapangan kerja dan membuat harga sembako terjangkau, artinya jika Prabowo-Sandi menang semua kebijakannya akan didorong ke arah sana baik ekonomi, investasi, industri, perdagangan dan lainnya untuk menciptakan sebanyak-banyaknya lapangan kerja.

“Dari semua tema dalam debat pilpres ini, kuncinya menurut Sandi adalah enterpreneur. Kalau Indonesia mau bangkit harus memperbanyak enterpreuner yang nantinya berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan akan memproduksi banyak hal. Jadi jika Paslon 02 ini menang, Prabowo-Sandi akan fokus pada penciptaan lapangan kerja dan semua kebijakan akan didorong kesana,” pungkas Lendo Novo,

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *