Meningkatnya Ekspor Pertanian di Sambut Baik Daerah Sumatera Selatan

Jakarta, Berita Global – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  menghadiri pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) pembangunan pertanian nasional tahun 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada hari ini (14/1).

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo, Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar, serta sejumlah pejabat daerah.

Dalam sambutannya, Amran menyampaikan sejumlah capai kementrian pertanian selama 4 tahun terakhir. Salah satunya, peningkatan ekspor pertanian yang tumbuh sekitar 29,7 persen. Adapun komoditas yang mengalami peningkatan ekspor adalah sawit, kakao, karet, hingga kopi.

“Komoditas kita yang meningkat, yaitu kelapa sawit naik 22,5 persen, karet naik 21,3 persen; kelapa naik 14,8 persen dan kopi naik 28,6 persen,” katanya

Hal ini ini sambut baik dari daerah seperti apa yang diungkapkan oleh kepala bidang tanaman pangan pertanian sumatera selatan, Ir.ilfan trian.MM

” luar biasa acara hari ini sangat bermanfaat supaya masyarakat kita tahu kemajuan – kemajuan yang telah dicapai oleh kementrian pertanian terutama di daerah-daerah. Tadi sudah dipaparkan oleh bapak menteri banyak bantuan-bantuan dan juga berefek pada peningkatan produksi yang kita sudah ekspor komoditi – komoditi pangan. Jadi, luar biasa,” ujar ilfan.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh bapak menteri sudah banyak petani-petani didaerah yang akan meningkatkan tarif hidup di daerah.

“Sudah banyak desa-desa sudah banyak mulai bangkit ya. Banyak bantuan-bantuan yang langsung menyentuh petani di desa. Jadi, perekonomian juga bergerak. Bantuan-bantuan peralatan semua langsung ke daerah langsung ke petani sehingga petani yang dahulu panen susah” katanya.

Didaerah- daerah rawan, ilfan menambahkan bahwa 1 hektar memakan waktu prosesnya 4 hari , “sekarang cuma 1 jam, 2 jam sudah bisa selesai dan akhirnya perekonomian naik, petani juga sudah meningkatkan pertanaman.

Dahulu, ilfan menambahkan bahwa pertanaman 1 kali sudah bisa proses dan paling banyak 2 kali tanam.dan ini akan terus di optimalkan,” seperti yang disampaikan pak menteri ada program serasi, nah ini akan meningkatkan lagi peningkatan indeksi tanam dari lahan -lahan di pasar puruk maupun di lahan lebak,”ujarnya.

Terkait pemberdayaan Sumber Daya Manusia, Ilfan menambahkan bahwa petani sendiri dapat juga berpartisipati, ” jadi semuanya bergerak.petani juga ikut.
Mungkin kemari belum banyak menyentuh mungkin sekarang menyentuh. Semuanya sudah ikut terlibat  seperti adanya kegiatan-kegiatan cetak sawah ataupun kegiatan-kegiatan perbaikan irigasi , dan ini khan melibatkan petani secara utuh dan ini petani bersemangat, karena irigasi mereka ada perubahan seperti Perbaikan -perbaikkan lahan irigasi mereka, saluran -saluran irigasi, pintu air diperbaiki ini sangat menguntungkan petani di kita khususnya di sumatera selatan,” jelasnya.

Ia berharap, program serasi bisa selamatkan rawa dan mensejahterahkan petani. ” Mudah-mudahan nanti ini akan berjalan baik seperti menteri katakan dia bisa dan kamipun di daerah menyatakan ini bisa kenapa tidak karena kita sudah bergerak tidak lagi ya ini menyentuhnya tidak di mikro saja, Makro pun terkait ya karena saluran-saluran sekunder yang memang tidak berfungsi normal ini pak menteri dengan menurunkan eksafator, kita akan perbaiki saluran selang itu khan, ini khan pasti mendukung peningkatan produksi di h,” ungkapnya ( ivan/bg )

 

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *