Disperindag Tangsel : Pentingnya Sertifikasi GMT Bagi Industri Kecil Menengah

Tangsel, Berita Global- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) Kota Tangsel mengadakan sosialisai Good Manufacturing Practices (GMP) Hazard Analysis critical Point (HACCP) rabu(19/4), di aula disperindak lantai 3A, tangsel.

Turut hadir kepala dinas disperinda  Maya Mardiana, H.Ferry Paya Kun (Kabid Industri) dan para narasumber yakni  Ir Luki Hartini (konsultan) dan Tuti Lestari (konsultan).

Tuti Lestari mengungkapkan bahwa pada saat ini di era globalisasi butuh adanya pengakuan dari pihak ketiga sebagai bukti kepada buyer dari luar negeri.

“Melihat kondisi sekarang ini, dirasa masih panjang sekali IKM (industri kecil menengah) untuk mendapatkan sertifikat GMP karna belum terpenuhinya syarat-syarat yang harus di adakan seperti; uji lab, label, ruangan, dll,” tutur tuti

Untuk mendapatkan sertifikat GMP,lanjutnya,  salah satu contoh yang harus di penuhi seperti layout produksi, idealnya dari pintu masuk sampai keluar tidak sampai bersinggungan.

Tuti menjelaskan pedoman cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) dalam memenuhi GMT, mesin peralatan kontaknya dihindari langsung kontak dengan makanan. Mesin dan peralatan materialnya jangan kontak dengan bahan makanan , mesin yang di desain mudah dibersihkan karna bisa menjadi sumner kontaminasi.

Lalu, alat yg tidak digunakan disimpan dan di catat agar bisa di identifikasi terutama mesin yang kusam , jangan mesin untuk produksi digunakan untuk menyimpan, alat ukur harus dikalibrasi dengan waktu yang sesuai.

Sementara, Ir Luki Hartini mengatakan Pedoman cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB),Dalam memenuhi GMT, diantaranya mesin peralatan jangan langsung kontak dengan makanan, mesin yang di desain mudah dibersihkan.

Alat yang tidak digumnakan disimpan dan di catat agar bisa di identifikasi terutama mesin yang kusam, “jangan dicampur mesin untuk produksi digunakan untuk menyimpan peralatan, alat ukur harus dikalibrasi dengan waktu yang sesuai,” ujar Hartini.

Dalam proses pengolahan bagian yg terpenting dalam produksi prosedur lanjut Luki,harus tertulis.” Penyediaaan air yang perlu diperhatikan adalah sumber air, perpipaannya, tempat penampungan peralatan pengelolaan air ( treatmen) analisa air secara berkala.

Tidak itu saja,  lanjut luki, dan kesehatan karyawan mulai dari peluang pencemaran dari karyawan, orang adalah sumber utama kontaminasi.

H Ferry Paya Kun Mengatakan disperindak serius dan sangat memperhatikan dalam membinan para pelaku IKM di Tangsel.

” Kedepan, diperindak akan membuat pasar IKM dan rencananya juga akan membangun gedung UKM 10 Lantai,” pungkas Ferry.

Oleh karena itu, Ferry menghimnau agar para IKM Tangsel minimal harus mempunyai ijin edar agar bisa masuk ke pasar pasar modern tutup Ferry. (G.Hariman/bg)

Artikel Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *