Asisten I Setda OKU Mirdaili, S.STP, MSi : Pasar Desa digelar Diatas Jembatan Tentunya Dilarang

Asisten I Setda OKU Mirdaili, S.STP, MSi

 

Baturaja, Berita Global.Com,-Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 42 Tahun 2007 tentang pengelolaan pasar desa pada BAB III pembangunan dan pengembangan pada pasal 6 pembangunan dan pengembangan pasar desa sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 5 didasarkan atas prinsip mewadahi kepentingan kebutuhan masyarakat setempat, memberikan perlindungan dan keadilan bagi masyarakat desa, mengembangkan kekayaan dan aset desa, dan menciptakan rancang bangunan pasar desa disesuaikan dengan nilai-nilai masyarakat setempat.

Pada BAB IV pengelolaan pasal 9 pengelolaan pasar desa sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 mempunyai pengalaman dan pengetahuan dibidang ekonomi kemudian pasal 10 susunan organisasi pengelola pasar desa terdiri atas kepala pasar, kepala urusan pemeliharaan dan ketertiban dan kepala urusan administrasi dan keuangan 

Pada BAB VIII pembinaan dan pengawasan bagian kesatu pembinaan pasal 17 bupati/walikota melakukan pembinaan berupa memberikan pedoman pengelolaan pasar desa, melakukan langkah-langkah operasional upaya pengembangan pasar desa, melakukan pelatihan bagi pengelola pasar desa, dan melakukan fasilitasi pasar desa dalam kerjasama dengan pihak ketiga, 

Pasal 18 Camat melakukan pembinaan berupa melakukan fasilitasi pembentukan pasar antar desa dan mendorong terselenggaranya pengelolaan pasar desa.

Bagian kedua pengawasan pasal 19 pengawasan dalam pembentukan dan pengembangan pasar desa dilakukan secara berjenjang antar susunan pemerintahan 

Dari dasar Permendagri Nomor 42 Tahun 2007 tentang pengelolaan pasar desa sudah jelas bahwa pedoman pendirian pasar desa, pembangunan, pengelolaan dan tempat atau fasilitas lokasi pasar sudah diatur dalam peraturan menteri hal tersebut sebagai landasan untuk berdirinya pasar desa sehingga legalitasnya jelas dan terarah

Dari pantauan dilapangan terkait pasar desa yang digelar diatas jembatan jalan transmigrasi dan dibahu jalan didesa Pengaringan Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan pada Rabu (11/1) lalu diduga tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 42 Tahun 2007 tentang pengelolaan pasar desa, 

Terkait hal itu Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu melalui Dinas Perhubungan OKU akan terjun langsung kepasar desa Pengaringan yang digelar diatas jembatan Transmigrasi.

Sementara saat ditemui beritaglobal.com diruang kerjanya Senin (16/1/2017) Asisten I Setda OKU Mirdaili, S. STP, MSi mengatakan bahwa tidak ada aturan yang memperbolehkan untuk melakukan transaksi jual beli (menggelar dagangan) diatas jembatan dan hal itu tentunya dilarang.

Masih menurut Mirdaili pihaknya akan melakukan penertiban melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Satuan polisi pamong praja (Pol PP) OKU, tentang pasar desa yang digelar diatas jembatan, karena kalau tetap dibiarkan pasar desa itu nantinya susah untuk ditertibkan untuk itu kita akan tindaklanjuti permasalahan tersebut  jelasnya.

Mirdaili menambahkan akan memanggil Camat Semidang Aji Tampun, BA untuk berkoordinasi supaya pasar desa yang digelar didesa Pengaringan dicarikan tempat yang layak agar pedagang dan pembeli bisa nyaman dalam melakukan transaksi jual beli dipasar desa itu sehingga bisa berbelanja dengan lancar ungkapnya kepada beritaglobal.com (Yan OKU)

Artikel Terkait

2 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *